"indahnya"
Hari hariku kian sepi, setelah engkau pergi tinngalkanku
ku bagaikan pungguk merindukan bulannya
tak ada yang mengetahui seberapa gilanya aku
tak ada yang tahu seberapa dalamnya samudera
tak ada yang tahu pula dasar hati ini untuk siapa untuk-Mu kah? atau untukmu??
kegelisahanku tak pernah pergi
bagaikan jantung yang tak ingin berpisah dengan tuannya
hingga detik ini, aku masih tak mrngerti akan indahnya cinta-Mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar